Alun-alun Kota Magelang di Usulkan Menjadi Lokasi Wisata

MAGELANG – Anggota DPRD Kota Magelang mengusulkan, pemerintah kota (Pemkot) Magelang melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) membuat perencanaan tempat rekreasi keluarga. Sebab minimnya tempat rekreasi, membuat Alun-alun Kota Magelang sering dimanfaatkan warga untuk santai bersama keluarga. ”Kalau memungkinkan, Alun-alun bisa dijadikan tempat rekreasi keluarga bagi warga Magelang. Mengingat tempat samtai bagi warga memang minim, sehingga Pemkot perlu membangun lokasi wisata keluarga,” kata anggota DPRD Kota Magelang, Sriyanto.

Menurut Sriyanto, selain memanfaatkan Alun-alun Kota Magelang sebagai lokasi wisata keluarga, juga perlu dibangun perpustakaan. Sebab Desa Buku yang berfungsi sebagai Perpustakaan di lokasi wisata Taman Kyai Langgeng, Kota Magelang, kini kondisinya tidak terawat, sehingga tidak berfungsi maksimal.

Pemanfaatan Alun-alun Kota Magelang sebagai tempat rekresai keluarga, sangat strategis dan nyaman, selain mudah dijangkau, baik sarana transportasi kini menjadi pusat perekonomian Kota Magelang. ”Jadi, pengembangan Alun-alun tempat wisata keluarga, tinggal menambah fasilitas dan pengaturan secara baik,” katanya.

Bagi warga Magelang, santai bersama keluarga di Alun-alun Kota Magelang sudah menjadi trend, terutama pada sore hari. Agar Alun-alun bisa lebih hidup dan bermanfaat, perlu didukung fasilitas, seperti permainan dan lainnya. ”Yang jelas, Alun-alun Kota Magelang bisa dikembangkan agar bisa meningkatkan pendapatan, baik masyarakat maupun pemerintah,” jelas Sriyanto.

Seperti halnya lokasi wisata di sepanjang Jalan Malioboro hingga depan Gedung Agung, Yogyakarta, pemerintah setempat menata lokasi tersebut menjadi lokasi tempat warga bersantai bersama keluarga. Bahkan tidak hanya warga Ypgyakarta yang memanfaatkan, tetapi banyak warga dari luar daerah yang datang hanya duduk-duduk sanpai di pinggir jalan tersebut.

”Saya pikir, Alun-alun Kota Magelang bisa untuk rekreasi keluarga yang murah, nyaman dan menyenangkan. Apalagi warga Kota Magelang sudah memanfaatkan lokasi tersebut untuk rekreasi keluarga, sehingga Pemkot tinggal melakukan penataan,” jelasnya. Ali-skh.

2 Komentar

  1. didiet said,

    Agustus 28, 2010 pada 7:12 am

    Wah tambah setuju waelah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: